Buletin MITRA (BuMi) diterbitkan oleh SEKOLAH TINGGI TEOLOGI STUDI ALKITAB UNTUK PENGEMBANGAN PEDESAAN INDONESIA (STT-SAPPI), sebagai media komunikasi dan informasi antara pekerja, pemerhati, pemikir dan masyarakat umum yang terbeban dalam pengembangan pedesaan di Indonesia secara utuh. Terbit tiga bulan sekali.

Selasa, 04 April 2017

DARI REDAKSI



Salam sejahtera bagi para rekan dan sahabat Buletin Mitra. Saat ini kita bertemu lagi dalam edisi kedua tahun 2016, nomor ke 45. Tema yang diusung saat ini adalah membangun diri, membangun bangsa. Tema ini ingin mengajak kita untuk memikirkan dan refleksi tentang bagaimanakah peran kita sebagai warga negara di bangsa Indonesia. Bagaimanakah kabar baik disampaikan bagi bangsa ini dan bagaimanakah membangun spiritual pekerja?
Buletin Mitra juga berisikan tentang berita-berita STT SAPPI, sehingga kita akan mengetahui sampai di mana perkembangan STT SAPPI; pokok doa STT SAPPI; YMPD; kesaksian pelayanan seorang alumni STT SAPPI; dan juga teknologi terapat yaitu The Wonder Beans “Sacha Inchi”.
Doa dan harapan kami, supaya artikel-artikel yang disajikan di dalam edisi ini dapat menjadi berkat bagi pembaca dan juga berita STT SAPPI untuk didoakan, sehingga pelayanan misi holistik semakin berkembang di Indonesia. Selamat membaca dan Tuhan memberkati.

POKOK DOA STT SAPPI



1.      Mari doakan pembangunan Perpustakaan STT SAPPI maupun asrama-asrama dosen yang sedang dalam pembangunan, agar segala dana yang dibutuhkan dapat tercapai.
2.      Doakan mahasiswa praktek di lapangan selama 1 tahun, agar mereka dapat membantu pelayanan di mana mereka berada, sehingga mereka dapat menjadi berkat dan juga dipersiapkan untuk melayani ladang Tuhan.
3.      Doakan para pengurus yayasan YMPD, sehingga mereka terus dapat memajukan STT SAPPI dan juga mengembangkan pelayanan pedesaan di Indonesia.
4.      Doakan para sponsor yang telah mendukung STT SAPPI, baik dari gereja dan lembaga pendiri STT SAPPI maupun dari gereja pendukung, lembaga-lembaga serta pribadi-pribadi yang mendukung STT SAPPI, agar pekerjaan dan usaha mereka selalu diberkati oleh Tuhan.
5.      Doakan reakreditasi STT SAPPI, agar memperoleh nilai yang lebih baik dari yang sebelumnya.
6.      Doakan pemimpin bangsa Indonesia, mulai dari presiden sampai tingkat yang paling bawah, agar dapat memajukan ekonomi, keamanan, kesatuan bangsa Indonesia, serta dapat memberantas korupsi yang sedang merajalela.

BERITA UNTUK BULETIN MITRA



1.    Dalam rangka izin perpanjangan penyelenggaraan program studi S1 Teologi STT SAPPI, telah dilangsungkan visitasi oleh Ditjen Bimas Kristen pada hari Rabu, 4 Mei 2016 dengan visitator Bapak Kennedy Tambunan sebagai Kasi Kelembagaan pada Subdit Pendidikan Tinggi dan Bapak Rollin Simamora sebagai Kasi Kurikulum dan Akreditasi. Setelah dilakukan peninjauan terhadap beberapa sarana prasarana kampus, beberapa gedung dan beberapa ruangan yakni ruang pimpinan, ruang dosen, ruang kuliah, ruang perpustakaan, ruang administrasi dan asrama, diadakan pertemuan dan diskusi. Pertemuan dan diskusi ini dihadiri oleh pimpinan YMPD Bapak Johnni Jaya Halim dan para pimpinan STT SAPPI yaitu Bapak Kartiarso, Bapak Sunarto, Bapak Franklyn dan Bapak Hadi, juga beberapa dosen dan staf. Pertemuan dilakukan untuk meninjau sejumlah dokumen dalam rangka melengkapi dokumen EPSBED Program Stratum Satu (S1) Prodi Teologi. Puji syukur kepada Tuhan Yesus visitasi dapat berjalan dengan baik. Dari hasil visitasi tersebut STT SAPPI diperkenankan untuk memperoleh izin perpanjangan penyelenggaraan sampai dengan empat tahun kedepan.
2.    Untuk Tahun Akademik 2016/2017 Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru STT SAPPI telah melakukan seleksi bagi calon-calon mahasiswa baru sejak akhir tahun 2015. Proses seleksi terhadap calon mahasiswa baru dilakukan segera setelah panitia menerima berkas pendaftaran dengan lengkap dari calon mahasiswa baru sesuai yang dipersyaratkan. Calon mahasiswa yang memenuhi persyaratan berdasarkan berkas pendaftaran akan menerima panggilan untuk mengikuti tes tertulis dan wawancara. Untuk wilayah-wilayah yang cukup jauh dan cukup banyak pendaftar panitia jemput bola, melaksanakan tes tertulis dan wawancara di tempat pendaftaran. Pada periode ini jemput bola di lakukan di Kalimantan Barat dan Sumba. Proses penerimaan gelombang I dan II telah ditutup pada akhir Juni 2016, adapun jumlah mahasiswa baru yang diterima ... orang dengan komposisi ... orang pria dan ... orang wanita. Berdasarkan asalnya komposisi mahasiswa baru adalah sebagai  berikut ... dari   ...
3.    Bersyukur seluruh mahasiswa-mahasiswi yang diutus praktik pengalaman lapangan pada periode Januari-Juli 2015 telah kembali dengan sukacita, berhasil menyelesaikan masa praktik selama 1 tahun. Mereka diberi kesempatan selama 2 minggu tinggal di kampus melakukan proses akhir penyelesaian laporan PPL  dan sidang.
4.    Sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi telah dilaksanakan Sekolah Minggu Liburan untuk masyarakat sekitar kampus STT SAPPI, yaitu anak-anak usia sekolah kelas 4 SD sampai dengan 6 SD dari gereja-gereja se-kecamatan Ciranjang Cianjur. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 28 – 30 Juni 2016 dengan aktivitas yang bervariasi, hari pertama kerja kelompok dan games, hari kedua kunjungan dan diskusi dan hari ketiga outbond. Tujuan dari kegiatan ini adalah terjadi penyegaran rohani, menumbuhkan kepekaan dan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan alam di sekitarnya. Kegiatan yang perdana ini cukup mendapat respon yang baik, dari target 100 orang, ada 75 orang peserta yang mendaftar dengan realisasi kehadiran 56 orang pada hari pertama, 60 orang hari kedua dan 65 hari ketiga. Anak-anak mengikuti setiap sesi dengan antusias, didampingi oleh guru sekolah minggunya masing-masing, demikian juga mahasiswa tingkat I yang menjadi panitia acara ini.
5.      Adapun berkas yang dipersyaratkan adalah formulir pendaftaran yang telah diisi, kesaksian tertulis tentang pertobatan/lahir baru dan panggilan pelayanan, foto terbaru ukuran 4x6 sebanyak 3 lembar, surat pengantar/rekomendasi dari gereja dan 2 orang tokoh/pembimbing rohani, fotokopi surat sidi/baptis dewasa, fotokopi ijazah/STTL terakhir yang dilegalisir dan surat kesehatan dari dokter/puskesmas terdekat. Materi Ujian Masuk : Pengetahuan Alkitab (PL & PB), Matematika dan Bahasa Indonesia bekerja Bersyukur untuk mahasiswa baru


Kesaksian Pelayanan

Riki Estomo
Salam damai sejahtera. Saya bersyukur kepada Tuhan kita,Yesus Kristus, di mana Tuhan masih memelihara, memimpin dan menghendaki saya untuk tetap melayani-NYa. Ijinkanlah dalam hal ini menyampaikan sedikit pengalaman pelayanan di Provinsi Sulawesi Tenggara, Kabupaten Konawe Selatan, Kec. Wolasi, Desa Lelekaa saat ini.
            Saya melayani di tempat ini, terhitung dari awal Agustus 2016 yang lalu. Adapun pelayanan yang dipercayakan adalah menjadi seorang pengajar di Sekolah PAUD Gemilang yang dirintis sejak tahun 2014 oleh Penginjil Paulus Adiwijaya dirumah pribadinya. Tahun 2015 beliau membangun tempat gedung Sekolah PAUD yang sederhana disamping rumahnya, dengan dibantu oleh dua orang ibu rumah tangga penduduk setempat sebagai  pengajar tetap ,dengan jumlah anak awal kurang lebih 20 siswa, sekarang inggal tinggal 13 anak. Karena, anak-anak sebelumnya sudah masuk pada tingkat Sekolah Dasar. Keadaan anak-anak di tempat ini secara umum, sangat memprihatinkan dalam hal pendidikan dan pertumbuhan karakter hampir tidak tertanam dalam hidup mereka, karena ada sebagian orangtua menganggap pendidikan usia dini tidak penting, dampaknya, anakpun tidak peduli pentingnya sekolah, tidak heran ketika anak-anak  sudah Sekolah Dasar. Banyak di antara mereka sudah kelas 3, tidak tahu membaca dan berhitung, akhirnya putus asa dan berhenti sekolah. Peran orangtua untuk membujuk anaknya sekolah pun tidak ada, alias masa bodoh mau sekolah syukur, tidakpun tak mengapa, itulah yang terjadi. Dalam hal moral, sopan santun pun demikian minim, contoh: Duduk di meja, baik orangtua dan anak-anak saat ada tamu, hal ini dianggap biasa saja, sebagian ada orangtua pun tidak menghiraukan  dan sikap anak- anaknya . Hal ini ada faktor orangtua pun memiliki sikap demikian, sehingga anak meniru. Dari hal ini, saya mencoba memberikan pengertian, saat sebelum mengajar waktu 10 menit di kelas, bahwa hal-hal demikian tidak baik, setiap hari diingatkan terus menerus dengan ajaran tentang Bina karakter  yang diambil dari Buku Teladan yang berjudul arti Kebaikan, Jujur, Taat, Patuh, Saling menghormati, dan Membiasakan Mengucapkan Terimakasih. Serta ditambah dengan cerita-cerita dalam Alkitab, yang diceritakan saat kelas Bina Iman, dengan alat peraga terbatas. Biarlah ke depannya alat peraga ini, terlengkapi sebagai alat bantu utama dalam penyampaian cerita dan materi dikelas.  
Selain itu, saya membuat kalimat doa-doa singkat yang biasa diucapkan dalam kegiatan dikelas, seperti: Doa sebelum belajar dikelas, doa makan bersama dan, Doa pulang. Menimbang, anak-anak belum bisa berdoa. Saya ajarkan mereka berlatih dengan memohon salah satu anak memimpin doa depan kelas, pada awalnya saya bimbing dengan cara, saya mengucapkan kata demi kata, diucap ulang oleh yg memimpin doa dan diikuti oleh anak-anak yang lain, puji Tuhan dengan hal ini, setelah 1 bulan mereka bisa melakukan mimpin doa sendiri secara bergiliran dan sebagian anak-anak  sudah terlihat bertumbuh dalam karakter dan imannya. Dalam hal ini saya bersyukur, pada Tuhan. bisa memahami, mendidik,mengaplikasikan pembelajaran pada anak usia dini, yang telah diperoleh selama ini di Sekolah TK BIMBI  tempat pelayanan sebelumnya.
Banyak orangtua pun akhirnya mengerti tentang pentingnya pendidikan hari demi hari mereka pun membawa anak-anaknya untuk di sekolahkan ke PAUD, sayangnya, ada kendala, anak-anak yang mau disekolahkan di tolak oleh guru tetap di sini, untuk sekolah, alasan belum cukup umur. Namun saya segera memberikan pengertian pada guru tersebut serta orangtua, bahwa  mereka anak usia 3,5-4 tahun sudah bisa masuk PAUD, saran tersebut ditanggapi dengan baik.
Selain pelayanan mengajar, saya membantu pelayanan di Gereja Prostestan di Sulawesi Tenggara (GEPSUTRA) Jemaat Maesa. Secara khusus melayani di komisi pemuda remaja, sebagai pembawa Firman Tuhan, dalam ibadah bidston Pemuda Remaja  di rumah-rumah secara bergantian, Ibadah PA dan ibadah Gabungan setiap sebulan sekali yang terdiri dari dua gereja. Saya bersyukur bisa melayani di tempat ini, biarlah Tuhan Yesus terus memberikan kekuatandan hikmat-Nya, supaya saya bisa pelayanan dan menjadi berkat bagi anak-anak, pemuda remaja, jemaat dan  penduduk di tempat ini. Tuhan Memberkati.